Support

Jati Jepara Mebel
Showing posts with label mebel jati. Show all posts
Showing posts with label mebel jati. Show all posts

Tuesday, April 1, 2014

Memilih kursi ruang tamu

Selamat malam sobat, tidak memposting artikel selama 2 hari rasanya seperti tidak memposting artikel 1 tahun. Lebay banget y? Hehehe.

Masih setia dengan postingan mengenai mebel sobat, memang blog ini khusus untuk memposting artikel mengenai mebel berkualitas. Nah, kalau mau membeli mebel kayu jati asli jepara bisa mengunjungi www.jatijeparamebel.com.


Lanjut ke tujuan awal sobat, kali ini saya akan membagi bagaimana memilih kursi ruang tamu agar ruang tamu yang sobat miliki terlihat lebih elegan. Berikut sedikit tip memilih kursi ruang tamu.

1. Sesuaikan dengan luas ruangan ruang tamu yang sobat miliki. Jangan pilih kursi yang besar yang akan membuat ruang tamu sobat terlihat sempit dan sumpek.

2. Pilih kursi yang memiliki sedikit ornamen atau ukiran. Kursi yang sedikit atau tidak mempunyai ornamen atau ukiran akan membuat ruang tamu terlihat lebih luas.

3. Pilih kursi yang tidak mempunyai busa. Kursi yang memakai busa/sofa justru membuat ruangan sempit terlihat semakin sempit. Hal ini tidak berlaku kalau ruang tamu sobat mempunyai ruang yang luas. Hehehe

4. Gunakan kursi yang berkualitas. Jenis kayu mempengaruhi keawetan kursi yang sobat miliki, semakin bagus semakin awet. Bisa bertahan 7 turunan. Hehehe


Itu 4 tips dari saya dalam memilih kursi untuk ruang tamu. Apabila ada yang kurang bisa menghubungi saya. InsyaAllah akan saya perbaiki tulisan saya. Terima kasih sudah mampir dan membaca.

Wednesday, March 26, 2014

5 Tips membeli furniture baru

Halo sobat, sedang mencari furniture baru? Kalau iya mungkin tips dari saya bisa sedikit memberi pencerahan bagi sobat yang sedang mencari furniture. Memilih furniture harus jeli sobat, biar tidak tertipu. Pedagangnya bilang dari kayu jati, ternyata kayunya dari kayu mahoni, memang kayu mahoni mempunyai tekstur yang hampir sama dengan kayu jati yang merupakan kayu keras.

Tidak mau kan, sudah mengeluarkan uang untuk membeli furniture dari kayu jati tapi yang didapat furniture dari kayu mahoni. Sebelum membeli furniture kita harus memperhatikan 5 hal berikut sobat :

1. Budget
Membeli furniture harus menyesuaikan budget yang kita miliki sobat, jangan gara-gara suka sama furniture yang harganya tidak sesuai dengan bugdet kita, kita jadi berhutang/kredit untuk membeli furniture tersebut. Sebisa mungkin mencari furniture yang cocok, cocok di hati dan cocok di kantong terutama. hehe

2. Ukuran
Yang kedua yang perlu diperhatikan saat membeli furniture, entah itu meja, kursi, almari, atau tempat tidur adalah ukuran dari furniture itu sendiri. Harus disesuaikan dengan luas ruangan rumah kita yangn akan diisi oleh furniture tersebut.

3. Garansi
Tidak hanya barang elektronik yang harus bergaransi, membeli furniture harus bergaransi juga. Tanyakan kepada penjual apakah ada garansinya kalau membeli furniture di tempat penjual tersebut. Garansi ini berfungsi jika suatu saat furniture tersebut kualitasnya tidak sesuai dengan janji penjualnya. Misal bahan kayu jati, awet hingga puluhan tahun, tapi kenyataannya baru dipakai 6 bulan sudah patah, nah kita bisa mengklaim garansi di toko tersebut.

4. Layanan antar
Tanyakan juga, apakah jika membeli furniture bisa sekalian diantar ke rumah sobat? Tidak mau kan membawa furniture yang besar-besar ke rumah sendiri, dengan biaya lagi. Dan kalau bisa diantar sama tokonya gratis. hehe

5. Beli jika sangat membutuhkan
Kenapa harus membeli jika sangat membutuhkan? Karena furniture itu harganya sudah mahal, dan ukurannya yang relatif besar, sehingga apabila sobat membeli furniture hanya karena tampilannya unik, lucu, dan sebagainya bisa dibayangkan rumah sobat akan penuh dengan furniture. hehe

Itu 5 tips yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat bagi saya dan sobat semua. amin.

NB : kalau mau beli furniture yang berkualitas bisa lihat-lihat disini sobat


Sumber : http://wolipop.detik.com/read/2011/02/10/135047/1568624/858/5-tips-membeli-furniture-baru

Tuesday, March 25, 2014

Kualitas kayu yang paling baik, antara kayu jati, mahoni, dan oak

Selamat malam, sedikit curhat sob, setelah bertemu kawan yang lama tidak jumpa, setelah bincang-bincang tidak jelas, hehehe. Kawan saya tersebut tanya,"bagus mana sih kayu jati, mahoni, atau oak?". Nah, dari itu saya jadi terpikirkan untuk menulis (mengutip) tentang kayu jati, mahoni, dan oak.

Kita bahas satu per satu mengenai kayu jati, mahoni, dan oak
1. Kayu jati
Pengertian kayu jati menurut wikipedia adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau. Jati dikenal dunia dengan nama teak (bahasa Inggris). Nama ini berasal dari kata thekku (തേക്ക്) dalam bahasa Malayalam, bahasa di negara bagian Kerala di India selatan. Nama ilmiah jati adalah Tectona grandis L.f.

2. Kayu mahoni
Mahoni adalah anggota suku Meliaceae yang mencakup 50 genera dan 550 spesies tanaman kayu. Wikipedia

3. Kayu oak
Pengertian oak, masih dari wikipedia oak atau ek (dari bahasa Belanda eik) dapat digunakan sebagai nama dari beberapa ratus spesies pohon dan semak dalam genus Quercus dan beberapa genus yang berhubungan, terutama Cyclobalanopsis dan Lithocarpus. Genus ini berasal dari belahan bumi utara, dan termasuk spesies peluruh dan hijau abadi yang menyebar dari lintang yang dingin sampai Asia yang tropis dan Amerika.

Sedangkan dari ketiga kayu tersebut kayu yang paling bagus adalah kayu oak yang kemudian kayu jati dan yang terakhir kayu mahoni. Kenapa kayu oak paling bagus diantara ketiga kayu tersebut, karena kayu oak memenuhi syarat sebagai kayu yang berkualitas baik. Ciri-ciri kayu yang berkualitas baik adalah :
  • kekerasan, 
  • daya tahan terhadap hama dan cuaca, 
  • tidak mudah berubah karena kelembaban, dan 
  • kelenturannya baik.  
Apabila suatu jenis kayu memiliki syarat tersebut maka kayu tersebut dapat diolah menjadi furniture yang berkualitas tinggi, bernilai ekonomis tinggi, dan yang pasti awet dan tahan lama.

Jadi kalau kawan menginginkan furniture yang berkualitas pilihlah furniture dari kayu oak/kayu jati, tapi apabila belum mempunyai dana untuk membeli furniture dari kayu oak, bisa memilih furniture dari kayu mahoni.

Itu sekilas tentang kayu oak, jati, dan mahoni, terima kasih sudah mampir. :-)


Sumber : http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110102104009AABdbd1

Monday, March 24, 2014

Cara membuat kursi dari bambu

Malam sob, ketemu lagi sama saya, masih sharing mengenai kursi nih sob. Jadi buat sobat yang mempunyai bambu melimpah di sekitar rumah, dan punya waktu luang untuk mengolah bambu di sekitar rumah menjadi produk yang bernilai tinggi bisa dicoba cara yang akan saya bagi disini. hehe

Siapa tahu dari iseng mengolah bambu menjadi kursi bisa mendatangkan uang, yang diperlukan hanya bahan baku (bambu) ketekunan dan keuletan. Tidak usah lama-lama lagi sob, yuk kita langsung baca bagaimana cara mengolah bambu menjadi produk yang bernilai (kursi).

Seperi biasa sob, saya masih mengutip artikel dari blog lain. hehe

Kita siapkan peralatan, antara lain:
  1. Gergaji kayu untuk memotong bambu menjadi potongan-potongan sesuai ukuran yang dikehendaki,
  2. Parang untuk memotong bambu dan membersihkan cabang di setiap ruas bambu,
  3. Palu/pukul besi untuk memasang paku pada saat pengikatan menggunakan rotan tali,
  4. Tang digunakan pada saat pengikatan rangka bambu dengan rotan tali,
  5. Tatah untuk merapikan batang bagian dalam setelah dilakukan pemotongan dan membuat lobang untuk pembuatan engsel dan pasak,
  6. Bor kayu untuk membuat lobang. Penggunaan bor ini (satu-satunya mesin yang ada) agar bambu tidak mudah patah/retak pada saat membuat lobang,
  7. Meteran untuk membuat ukuran-ukuran sebelum batang bambu dipotong,
  8. Tatah ukir untuk membuat ornamen ukiran pada sandaran kursi dengan motif binatang, pemandangan atau bunga,
  9. Pisau raut untuk membersihkan kulit batang bambu yang telah dibuat ornamen ukir sehingga motif ornamen atau ukiran akan terlihat lebih nyata,
  10. Kuas digunakan pada saat finshing mebel bambu untuk memberikan lapisan vernis atau melamin pada setiap permukaan mebel.
Kemudian bahan yang kita butuhkan, antara lain:
a. Bahan Baku
Bahan baku yang banyak digunakan untuk membuat mebel bambu adalah bambu wulung/hitam (Gigantochloa verticillata), yang memiliki rata-rata ketinggian hingga 15 meter dengan panjang ruas 40-50 cm dan diameter +8 cm serta ketebalan batang +8 mm. Dengan penanganan yang baik selama proses pengeringan dan pengawetan maka bambu wulung dapat bertahan lebih dari 10 tahun.
Adapun batang bambu yang tidak terpakai dalam proses produksi mebel bambu adalah:
  1. sepanjang 1 meter dari pangkal bambu karena relatif bengkok dengan ruas pendek. Bagian ini kadang bias digunakan untuk kerajinan asbak dan vas bunga.
  2. batang bambu diatas 7,25 m dari pangkal bambu karena memiliki diameter batang yang kecil dan cenderung melengkung. Batang bambu ini dapat digunakan sebagai bahan baku anyaman besek.
b. Bahan Pembantu
Tali Rotan merupakan bahan pembantu utama dalam pembuatan mebel bambu yang difungsikan sebagai pengikat sendi-sendi maupun pengikat iratan tempat duduk, sandaran kursi dan alas meja. Pemilihan rotan sebagai bahan pengikat dengan pertimbangan bahwa rotan memiliki struktur bahan yang liat dan kuat, memiliki ketahanan yang lama serta memiliki nilai seni tersendiri. Dalam pembuatan mebel bambu, terdapat 3 (tiga) jenis rotan yang digunakan, yaitu :
  1. Rotan Tali, digunakan untuk mengikat setiap sendi/siku dalam mebel bambu;
  2. Rotan Gelondong, digunakan untuk mengikat dan mempercantik pelupuh/papan bambu pada sandaran kursi;
  3. Rotan Antik, digunakan untuk mengikat iratan yang telah disusun menjadi pelupuh pada alas kursi dan alas meja.
Bahan-bahan penolong lain yang banyak digunakan adalah ampelas, paku, kuas, vernis, melamin/impra dan tinner super.


Itu cara-cara membuat kursi dari bambu sob, silahkan mencoba, untuk gambarnya nanti saya update lagi kalay sudah menemukan gambar yang pas. Saya juga mau coba sendiri. :-)


Sumber : http://kursibambu.wordpress.com/2011/01/14/alat-dan-bahan-dalam-pembuatan-mebel-bambu/

Saturday, March 22, 2014

Manfaat cuka kayu

Cuka kayu? Menurut wikipedia cuka kayu adalah cairan berwarna coklat pekat dan berbau sangit yang diperoleh dari distilasi asap yang dihasilkan dari proses pembuatan arang kayu. Dan tahukah sobat, cuka kayu mempunyai banyak manfaat, baik untuk bidang pertanian, peternakan, maupun dimanfaatkan di dalam ruangan.

Saya mengutip artikel di http://lmahesa.blogspot.com yang membahas tentang cuka kayu ini, bukan mengutip, tapi meng-copas artikel yang ada disana. hehehe

Mari kita simak bersama manfaat apa saja yang ada dalam cuka kayu :


A. Manfaat Dibidang Pertanian

Sector pertanian adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Hal ini sangat berkaitan dengan ketersediaan sumber bahan pangan. Banyak juga masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian yaitu bekerja sebagai petani.

Hasil yang melimpah dengan kualitas tinggi adalah harapan setiap petani agar mendapat penghasilan yang tinggi. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemeliharaan intensif. Salah satunya dengan menggunakan teknologi cuka kayu. menurut penelitian cuka kayu ini banyak sekali memberikan kelebihan bagi sector pertanian,
diantaranya
• Merangsang pertumbuhan dan menguatkan akar,daun dan batang pada sayuran dan tanaman pokok.
• Menyuburkan tanah dan menghambat pertumbuhan hama penyakit tanaman.
• Mempertinggi kualitas dan memperbanyak buah hingga 70%.
• Menambah jumlah mikroba yang berguna bagi tanah dan tanaman.
• Menetralkan derajat keasaman/ PH tanah

Cuka kayu juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau pada bahan buangan ladang, dan dapat mengurangi pengaruh bahan kimia pada hasil pertanian hingga 50%.

Begitu banyak khasiat cuka kayu dalam sektor pertanian. Untuk lebih memahami penggunaan cuka kayu dalam mengaplikasikannya, dibawah ini akan dijabarkan cara- cara menggunakan cuka kayu.

 Meningkatkan keberhasilan dalam penyemaian benih tanaman
Untuk menambah keberhasilan semai pada benih dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut; campurkan cuka kayu pada air dengan perbandingan 1:800 . artinya 1 ml cuka kayu dilarutkan kedalam 800 ml untuk air. Kemudian semprotkan pada media semai sebelum benih disemaikan. Cuka kayu ini berfungsi untuk membunuh hama penyakit pada media semai.

Sedangkan untuk menyempurnakan hasil perkecambahan benih, yaitu dengan cara direndam terlebih dahulu dengan larutan cuka kayu. konsentrasi yang digunakan adalah cuka kayu dan air 1:200. Perendaman dilakukan selama 24 jam penuh. Kemudian ditiriskan dan benih siap disemaikan.

 Mengurangi hama penyakit pada lubang tanam
Cuka kayu dapat digunakan untuk membunuh hama pada lubang tanam. Caranya dengan melarutkan cuka kayu pada air dengan takaran 1:50. Kemudian disiramkan ke lubang tanam pada 10hari sebelum melakukan penanaman. Hal ini terbukti efektif untuk mencegah kematian pada tanaman.

 Menghilangkan penyakit pada daun
Ulat dan hama penyakit pada daun dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka kayu. caranya dengan melarutkannya kedalam air dengan presentase cuka kayu dan air adalah 1:200. Campuran ini kemudian disemprotkan pada pucuk dan daun. Lakukan penyemprotan setiap seminggu sekali.

 Menetralkan kadar keasaman(PH) tanah
Cuka kayu dapat juga digunakan untuk menetralkan kadar keasaman tanah. Dilakukan dengan melarutkan cuka kayu pada air dengan presentase 1:300. Kemudian campuran disiramkan pada akar pokok dan pada tanah disekitar tanaman. Hal ini juga sekaligus dapat membasmi kuman disekitar tanaman.

 Mengurangi keguguran pada buah
Buah yang sering gugur atau jatuh sebelum waktunya dapat dikurangi dengan menyemprotkan campuran cuka kayu dengan air pada bagian putik buah. Takaran yang dianjurkan adalah dengan presentase cuka kayu dan air 1:500.

 Menghilangkan intensitas lumut
Lumut atau rumpai biasanya muncul pada tempat yang lembab dan kurang terkena sinar matahari. Untuk mengurangi perkembangan lumut tersebut dapat digunakan cuka kayu yang telah bercampur air dengan takaran 1:5. Penggunaannya hanya tinggal disemprotkan pada lumut/ rumpai yang ingin dihilangkan.


B. Manfaat dibidang peternakan

Cuka kayu sering digunakan disektor peternakan guna meningkatkan hasil ternak. Sebagai campuran pakan ternakan, Cuka kayu yang digunakan yaitu dicampur air dengan takaran 1:100. Kemudian campurkan larutan Cuka kayu sebanyak 1 liter dengan 100 kg pakan ternak. Usahakan agar pakan dikonsumsi oleh ternak setiap hari, agar hasil yang didapat bias maksimal.

Pemberian cuka kayu pada pakan hewan terbukti efektif untuk menghilangkan berbagai macam penyakit. Meningkatkan kualitas dan kuantitas dari susu, daging dan lain-lain. Juga dapat merangsang pertumbuhan ternak.
Untuk membersihkan kandang ternak agar terhindar dari penyakit, digunakan larutan cuka kayu. tetapi untuk dapat menjadi antikkuman yang efektif, larutan yang digunakan adalah dengan knsentrasi cuka kayu dan air antara 1:100 sampai 1:500.


C. Manfaat didalam Ruangan

Di sekitar rumah biasanya terdapat libah- limbah rumah tangga yang sering menimbulkan bau tidak sedap. Bau tersebut dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka kayu yang dilarutkan dengan air pada takaran 1:5. Kemudian disemprotkan pada tempat dimana sampah berada.

Untuk menghilangkan semut lipas, dan serangga lainnya disekitar rumah, dapat dilakukan dengan menyemprotkan larutan cuka kayu disetiap sudut rumah atau tempat semut berada. Takaran cuka kayu dengan air yang digunakan adalah 1:2. Semut dan serangga akan terganggu dengan bau dari cuka kayu ini, Sehingga akan menghindarinya.

Apabila tercium bau yang tidak sedap, dapat dihilangkan dengan memberi cuka kayu yang dituangkan pada wadah. Kemudian diletakkan pada sudut rumah yang terasa bau yang tidak sedap tersebut.

Itu beberapa manfaat yang ada dalam kandungan cuka kayu, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. amin

Sumber : http://lmahesa.blogspot.com/2010/12/manfaat-cuka-kayu_12.html

[Edisi Ketawa] Terjebak dalam kursi pantai

Menikmati pemandangan di tepi pantai dengan suasana pantai yang seeellllllooooowwwww memang enak y? Tapi harus diperhatikan juga jangan sampai kejadian memalukan seperti yang akan saya share disini menimpa sobat semua.

Jadi kejadian ini terjadi karena orang tersebut tidak melihat ukuran badannya dan ukuran kursinya. Mungkin sudah tidak sabar atau mungkin capek berjalan di tepi pantai seharian jadi orang ini langsung duduk saja. Dan apa yang terjadi pasti bisa ditebak. Orang tersebut tidak bisa lepas dari kursi yang dia duduki. hehehe

Langsung aja, selamat tertawa sobat, kalau tidak tertawa minimal senyum lah, kalau tidak senyum minimal mampir dan beli furniture di www.jatijeparamebel.com. Selalu promosi sobat, biar cepet habis. hehehe




Peringatan :
Blog ini tidak hanya berisi informasi tentang furniture dari kayu jati, teteapi juga mengenai mengenai segala hal yang ada disekitar kita.


Sumber : http://www.kaskus.co.id/post/532ae1be7374d8424200000b#post532ae1be7374d8424200000b

Friday, March 21, 2014

Kapal Nabi Nuh Berbahan Baku Kayu Jati

Karena saya bikin artikel ini siang, saya ucapkan selamat siang aja y sob? Hehehe. Habis jalan-jalan di forum sebelah (kaskus) saya nemu artikel tentang kayu jati yang ternyata sudah digunakan sejak jaman dahulu kala. Sejak jaman Nabi Nuh malah, masih menurut artikel yang saya baca, kapal Nabi Nuh, dibuat dari kayu jati yang berasal dari Pulau Jawa. Maha Besar Allah.

Artikel lebih lengkapnya bisa dibaca sendiri y sob? Saya cuma memberi prolog. hehehe



Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.

Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.

Sumber : http://www.kaskus.co.id/post/532a31321acb17fa1a8b45cd#post532a31321acb17fa1a8b45cd

Epilog :
Kayu jati dibuat kapal bisa bertahan puluhan tahun, apalagi dijadikan furniture yang berkelas yang tidak terkena panas terik dan hujan, pasti bisa bertahan lebih lama lagi. Tidak puluhan tahun lagi, bahkan bisa ratusan tahun. Hehehe
Butuh furniture kayu jati berkualitas? Bisa hubungi saya. Yoyok

Wednesday, March 19, 2014

Kualitas Mebel Jati Jepara

http://yoyokmebeljepara.com/

Saat ini, produsen mebel jati jepara telah menjadi sangat populer. Prospek masih terbuka lebar karena meningkatnya permintaan dari tahun ke tahun. Furniture jati jepara untuk indoor furniture maupun outdoor furniture masih dimininati selama konsumen masih membutuhkan kenyamanan untuk melengkapi furniture rumah tinggal mereka. Furniture tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga mendukung dan menampung semua kegiatan dan kebutuhan penghuni. Oleh karena itu, furniture masih diperlukan . Industri mebel jati telah mengambil kesempatan untuk menyajikan kualitas terbaik, termasuk furniture jepara. Furniture dari jepara telah terkenal karena kualitas dan diekspor untuk banyak negara di seluruh dunia.

Karena industri pariwisata, di mana berkembang pesat, industri mebel jepara juga tumbuh menjadi komoditas penting dalam perdagangan internasional bahkan nasional. Industri-industri yang berkembang membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Pada hari-hari ini, produsen furniture jepara atau mebel minimalis jepara tidak hanya menyediakan furniture rumah, tetapi juga untuk hotel, apartement, villa, kantor, cafe dan lain-lain.
    


  
  

Furniture Jati Minimalis Jepara

Mebel jati dari jepara memang sudah lama diminati oleh masyarakat luas akan kualitanya, dari dulu mebel jepara merajai produk mebel export hingga ke penjuru dunia, dan sekarangpun demikian. Di era sekarang berkembang ke produk dengan konsep design furniture jati minimalis modern. 

Mebel Jepara yang sesuai dengan rumah modern memiliki karakter yang sesuai dengan karakter modern interior rumah. Biasanya sesuai dengan sifat ini mebel yang kita gunakan juga simple, fungsional dan tidak berornamen atau tidak ada hiasan sama sekali. Hal ini karena bila kita menggunakan mebel berornamen, maka kesan modern dari desain sebuah ruangan bisa kacau. Pada saat ini, banyak sekali bermunculan toko mebel baru yang jual mebel jenis-jenis mebel kayu atau furniture jati yang baru pula. Kebanyakan mengambil pangsa pasar mereka yang menyukai mebel antik atau wood furniture yang didesain modern baik untuk interior kantor maupun mebel rumah & mebel kantor.

http://www.jatijeparamebel.com/
 
Buffet jati minimalis diatas bisa menjadi contoh best interior desain mebel minimalis jati modern. Dengan bentuknya yang sederhana dan tidak rumit, desainnya bisa berpadu dengan desain ruangan yang minimalis.
Untuk sebuah ruangan bergaya modern, pada saat mendesain interior sebuah ruangan, seringkali kita harus masuk kedalam ruangan dan merasakan sendiri atmosfer dari ruangan tersebut. Bila kita terlalu sering berada dalam sebuah ruangan, misalnya karena kita pemilik rumah tersebut, maka kita boleh jadi sering kehilangan space seperti bila kita pertama kali masuk ke suatu tempat. Karena itu, desainer interior diperlukan untuk menangani desain lebih baik.
Untuk pemesanan produk mebel jati berdesign minimalis modern seperti diatas, anda bisa memesannya melalui online ataupun offline di www.jatijeparamebel.com

Jepara Mebel Jati Minimalis

http://www.jatijeparamebel.com/category/gallery-produk/set-meja-kursi-makan/

Semua orang ingin mendapatkan mebel jati yang paling indah untuk rumah. Memilih mebel kayu jati mungkin menjadi prioritas bagi pecinta mebel jepara dikarenakan lebih mewah dan awet . Kadang-kadang anda mendapatkan kesulitan ketika anda harus memilih produk furniture jati jepara untuk rumah anda seperti meja , kursi , tempat tidur , dll, karena anda tidak tahu tentang kualitas mebel kayu jati . Jika anda mencari furniture kayu jati yang menyediakan kualitas terbaik mebel kayu jati , anda akan lebih baik memilih www.jatijeparamebel.com yang populer dengan produk mebel jati minimalis modern . Tentu saja, itu akan menjadi pilihan yang baik utuk furniture jati di rumah anda.

Furniture jati minimalis sekarang ini banyak digemari oleh pecinta mebel jati jepara . Hal ini dikarenakan mebel kayu jati dapat ditempatkan di ruang indoor maupun outdoor . Jati dikategorikan dalam kayu paling mahal di Indonesia karena memiliki kualitas terbaik dari kayu keras lainnya . Pilihan lain mebel kayu yang juga memiliki kualitas yang baik adalah furniture mahoni . Anda bisa mendapatkan furnitur jepara untuk tempat tidur anda , furniture set untuk ruang tamu , bangku , dan banyak lagi .Jati Jepara Mebel selalu memberikan mebel kayu jati terbaik untuk kebutuhan Anda . Menempatkan furniture kayu  jati di rumah anda tentu saja akan membuat rumah anda terlihat lebih mengesankan dan memiliki lebih banyak karakter . Selain itu, mebel kayu jati  juga menunjukkan nilai seni untuk rumah anda .