Support

Jati Jepara Mebel
Showing posts with label furniture jati jepara. Show all posts
Showing posts with label furniture jati jepara. Show all posts

Wednesday, April 9, 2014

Tips memilih almari pakaian

Malam sobat, sudah lama tidak posting, jadi kangen. Hehehe. Langsung saja sobat, malam ini saya mau berbagi tips memilih almari pakaian. Pasti sudah pada tahu kan fungsi almari? Secara umum almari adalah tempat untuk menyimpan baju, perkakas, dan barang-barang yang lain.

Almari menurut wikipedia adalah  
"Almari, (berasal dari bahasa Portugis “Armario”), yang dalam bahasa Inggris disebut Wardrobe, juga dikenali dengan Armoire berasal dari bahasa Perancis, merupakan sebuah kabinet berdiri tinggi atau bersaiz sederhana untuk menyimpan pakaian atau buku atau barang-barang perkakas atau barang-barang perhiasan."

Sudah tahu pengertian almari, sekarang langsung ke tema tulisan ini sobat, tips memilih almari pakaian menurut saya adalah :

1. Tentukan budget yang akan disiapkan untuk membeli almari. Semakin bagus bahan baku almari tersebut, semakin tinggi harganya. Kalau budget yang sobat siapkan ternyata kurang, sobat bisa menggunakan jasa kredit furniture yang ada, biasanya kredit furniture ini terdapat di toko-toko mebel kalau sobat beli furniture baru.

2. Tentukan besarnya almari. Harus menyesuaikan dengan luas ruangan untuk meletakkan almari tersbut sobat, jangan almarinya terlalu besar sehingga ruangan tampak sempit.

3. Pilih almari yang memiliki gantungan. Almari yang memiliki gantungan berfungsi untuk menggantung baju yang tidak boleh dilipat. Karena ada baju yang kalau dilipat akan merusak baju tersebut.

4. Pilih almari yan memiliki kaca. Yang ini tergantung selera saja sobat, tapi kalau saya milih almari yang ada kacanya sekalian. Karena dengan adanya kaca di almari bisa menghemat dana untuk membeli kaca.  

Itu sedikit tips dari saya dalam memilih almari pakaian sobat, semoga berguna bagi saya sendiri dan sobat semua yang membaca tulisan saya. Ingin membeli almari pakaian yang berkualitas sobat? Bisa mampir disini

Saturday, April 5, 2014

Tips memilih kayu yang baik

Sekarang memang banyak bermunculan apartemen-apartemen mewah, dan tidak sedikit yang lebih memilih apartemen menjadi tempat tinggal. Tapi mau pilih apartemen atau rumah di perumahan hunian-hunian tersebut pasti membutuhkan kayu entah untuk penyannga rumah atau untuk furniture.

Nah, sobat memilih kayu yang baik itu bagaimana sih? Disini saya akan sedikit berbagi tips bagaimana memilih kayu yang baik.

Kayu yang baik adalah kayu yang :
1. Memiliki warna yang cerah, segar dan menonjol
2. Memiliki kadar kelembaban yang rendah/kering

Kalau dua syarat kayu yang baik tersebut tidak dimiliki oleh kayu yang akan sobat gunakan, bisa dipastikan kalau umur furniture sobat pasti tidak bertahan lama. Sebenarnya ada satu lagi cara menentukan kayu yang baik, adalah dengan mencium kayu dari baunya. Apabila bau kayu tersebut masih sangat khas dan sedikit menyengat. Jenis kayu ini dapat dipastikan merupakan kayu yang baru di oleh dan belum tersimpan lama di gudang. Dan bisa dipastikan juga kalau kayu yang memiliki bau yang menyengat mempunyai kadar kelembaban yang tinggi.

Demikian tips untuk memilih kayu yang baik untuk bahan rumah sobat atau untuk membuat furniture. Semoga bermanfaat bagi saya dan sboat semua. Terima kasih sudah mampir. :-)

Thursday, April 3, 2014

Cara mengecat furniture agar tampak seperti baru

Malam sobat, punya furniture yang sudah lama tapi masih bagus? Yuk, coba diperbarui lagi. Caranya dengan mengecat furniture sobat agar tampak seperti baru. Tidak sulit kok, yang dibutuhkan hanya cat kayu, amplas, kuas, lap kering, dan peralatan lain yang diperlukan.

Caranya adalah :
1. Kalau bisa dicopot bagian-bagian dari furniture lebih baik dicopot saja sob, agar pengecatan menjadi sempurna. Tapi kalau tidak bisa tidak usah dipaksakan untuk dicopot.

2. Apabila semua bagian sudah terlepas, amplas furniture kita dengan amplas yang telah disediakan. Dalam mengamplas atau menghaluskan furniture sebelum di cat hal yang perlu diperhatikan adalah amplas furniture sesuai dengan serat kayu pada furniture tersebut. Hal ini bertujuan agar serat kayu lebih terlihat dan motif serat kayu tersebut tidak berantakan.

3. Sesudah halus, cat furniture dengan warna dasar putih, diamkan selama 5 menit atau tunggu hingga kering.

4. Apabila cat dasar tadi sudah kering, sekarang terserah sobat mau mengecat dengan warna apa furniture sobat. Saran saya cat furniture sesuai dengan warna tembok ruang agar ruangan sobat terlihat lebih cantik. hehehe

5. Furniture sudah di cat sesuai keinginan? Tinggal tunggu hingga kering sobat. Rakit kembali apabila furniture tadi dicopot.

Bagaimana? Mudah kan sobat, dengan biaya yang terjangkau, cara yang mudah furniture lama sobat akan terlihat seperti baru lagi. Mau? Silahkan mencoba. :-)

Saturday, March 22, 2014

Manfaat cuka kayu

Cuka kayu? Menurut wikipedia cuka kayu adalah cairan berwarna coklat pekat dan berbau sangit yang diperoleh dari distilasi asap yang dihasilkan dari proses pembuatan arang kayu. Dan tahukah sobat, cuka kayu mempunyai banyak manfaat, baik untuk bidang pertanian, peternakan, maupun dimanfaatkan di dalam ruangan.

Saya mengutip artikel di http://lmahesa.blogspot.com yang membahas tentang cuka kayu ini, bukan mengutip, tapi meng-copas artikel yang ada disana. hehehe

Mari kita simak bersama manfaat apa saja yang ada dalam cuka kayu :


A. Manfaat Dibidang Pertanian

Sector pertanian adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Hal ini sangat berkaitan dengan ketersediaan sumber bahan pangan. Banyak juga masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian yaitu bekerja sebagai petani.

Hasil yang melimpah dengan kualitas tinggi adalah harapan setiap petani agar mendapat penghasilan yang tinggi. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemeliharaan intensif. Salah satunya dengan menggunakan teknologi cuka kayu. menurut penelitian cuka kayu ini banyak sekali memberikan kelebihan bagi sector pertanian,
diantaranya
• Merangsang pertumbuhan dan menguatkan akar,daun dan batang pada sayuran dan tanaman pokok.
• Menyuburkan tanah dan menghambat pertumbuhan hama penyakit tanaman.
• Mempertinggi kualitas dan memperbanyak buah hingga 70%.
• Menambah jumlah mikroba yang berguna bagi tanah dan tanaman.
• Menetralkan derajat keasaman/ PH tanah

Cuka kayu juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau pada bahan buangan ladang, dan dapat mengurangi pengaruh bahan kimia pada hasil pertanian hingga 50%.

Begitu banyak khasiat cuka kayu dalam sektor pertanian. Untuk lebih memahami penggunaan cuka kayu dalam mengaplikasikannya, dibawah ini akan dijabarkan cara- cara menggunakan cuka kayu.

 Meningkatkan keberhasilan dalam penyemaian benih tanaman
Untuk menambah keberhasilan semai pada benih dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut; campurkan cuka kayu pada air dengan perbandingan 1:800 . artinya 1 ml cuka kayu dilarutkan kedalam 800 ml untuk air. Kemudian semprotkan pada media semai sebelum benih disemaikan. Cuka kayu ini berfungsi untuk membunuh hama penyakit pada media semai.

Sedangkan untuk menyempurnakan hasil perkecambahan benih, yaitu dengan cara direndam terlebih dahulu dengan larutan cuka kayu. konsentrasi yang digunakan adalah cuka kayu dan air 1:200. Perendaman dilakukan selama 24 jam penuh. Kemudian ditiriskan dan benih siap disemaikan.

 Mengurangi hama penyakit pada lubang tanam
Cuka kayu dapat digunakan untuk membunuh hama pada lubang tanam. Caranya dengan melarutkan cuka kayu pada air dengan takaran 1:50. Kemudian disiramkan ke lubang tanam pada 10hari sebelum melakukan penanaman. Hal ini terbukti efektif untuk mencegah kematian pada tanaman.

 Menghilangkan penyakit pada daun
Ulat dan hama penyakit pada daun dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka kayu. caranya dengan melarutkannya kedalam air dengan presentase cuka kayu dan air adalah 1:200. Campuran ini kemudian disemprotkan pada pucuk dan daun. Lakukan penyemprotan setiap seminggu sekali.

 Menetralkan kadar keasaman(PH) tanah
Cuka kayu dapat juga digunakan untuk menetralkan kadar keasaman tanah. Dilakukan dengan melarutkan cuka kayu pada air dengan presentase 1:300. Kemudian campuran disiramkan pada akar pokok dan pada tanah disekitar tanaman. Hal ini juga sekaligus dapat membasmi kuman disekitar tanaman.

 Mengurangi keguguran pada buah
Buah yang sering gugur atau jatuh sebelum waktunya dapat dikurangi dengan menyemprotkan campuran cuka kayu dengan air pada bagian putik buah. Takaran yang dianjurkan adalah dengan presentase cuka kayu dan air 1:500.

 Menghilangkan intensitas lumut
Lumut atau rumpai biasanya muncul pada tempat yang lembab dan kurang terkena sinar matahari. Untuk mengurangi perkembangan lumut tersebut dapat digunakan cuka kayu yang telah bercampur air dengan takaran 1:5. Penggunaannya hanya tinggal disemprotkan pada lumut/ rumpai yang ingin dihilangkan.


B. Manfaat dibidang peternakan

Cuka kayu sering digunakan disektor peternakan guna meningkatkan hasil ternak. Sebagai campuran pakan ternakan, Cuka kayu yang digunakan yaitu dicampur air dengan takaran 1:100. Kemudian campurkan larutan Cuka kayu sebanyak 1 liter dengan 100 kg pakan ternak. Usahakan agar pakan dikonsumsi oleh ternak setiap hari, agar hasil yang didapat bias maksimal.

Pemberian cuka kayu pada pakan hewan terbukti efektif untuk menghilangkan berbagai macam penyakit. Meningkatkan kualitas dan kuantitas dari susu, daging dan lain-lain. Juga dapat merangsang pertumbuhan ternak.
Untuk membersihkan kandang ternak agar terhindar dari penyakit, digunakan larutan cuka kayu. tetapi untuk dapat menjadi antikkuman yang efektif, larutan yang digunakan adalah dengan knsentrasi cuka kayu dan air antara 1:100 sampai 1:500.


C. Manfaat didalam Ruangan

Di sekitar rumah biasanya terdapat libah- limbah rumah tangga yang sering menimbulkan bau tidak sedap. Bau tersebut dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka kayu yang dilarutkan dengan air pada takaran 1:5. Kemudian disemprotkan pada tempat dimana sampah berada.

Untuk menghilangkan semut lipas, dan serangga lainnya disekitar rumah, dapat dilakukan dengan menyemprotkan larutan cuka kayu disetiap sudut rumah atau tempat semut berada. Takaran cuka kayu dengan air yang digunakan adalah 1:2. Semut dan serangga akan terganggu dengan bau dari cuka kayu ini, Sehingga akan menghindarinya.

Apabila tercium bau yang tidak sedap, dapat dihilangkan dengan memberi cuka kayu yang dituangkan pada wadah. Kemudian diletakkan pada sudut rumah yang terasa bau yang tidak sedap tersebut.

Itu beberapa manfaat yang ada dalam kandungan cuka kayu, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. amin

Sumber : http://lmahesa.blogspot.com/2010/12/manfaat-cuka-kayu_12.html

Friday, March 21, 2014

Kapal Nabi Nuh Berbahan Baku Kayu Jati

Karena saya bikin artikel ini siang, saya ucapkan selamat siang aja y sob? Hehehe. Habis jalan-jalan di forum sebelah (kaskus) saya nemu artikel tentang kayu jati yang ternyata sudah digunakan sejak jaman dahulu kala. Sejak jaman Nabi Nuh malah, masih menurut artikel yang saya baca, kapal Nabi Nuh, dibuat dari kayu jati yang berasal dari Pulau Jawa. Maha Besar Allah.

Artikel lebih lengkapnya bisa dibaca sendiri y sob? Saya cuma memberi prolog. hehehe



Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.

Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah?

Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa.

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa

SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.

Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?

Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.

Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.

“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing

Pendapat National Turk

Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).

Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.

Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.

Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.

Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. (Sumber : Muslimina. Blogspot. com)

Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.
Tahukah Kamu, Sungguh Mengejutkan, Kapal Nabi Nuh 'Alaihissalam Diduga Berasal dari Nusantara Indonesia? Benarkah? Boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh 'alaihissalam. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasal dari Jawa SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini. Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat? Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku. Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa. Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu. “Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing Pendapat National Turk Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4). Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung. Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas. Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh. Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya. Benar tidaknya analisa ini, Wallahu A'lam.

Sumber : http://www.kaskus.co.id/post/532a31321acb17fa1a8b45cd#post532a31321acb17fa1a8b45cd

Epilog :
Kayu jati dibuat kapal bisa bertahan puluhan tahun, apalagi dijadikan furniture yang berkelas yang tidak terkena panas terik dan hujan, pasti bisa bertahan lebih lama lagi. Tidak puluhan tahun lagi, bahkan bisa ratusan tahun. Hehehe
Butuh furniture kayu jati berkualitas? Bisa hubungi saya. Yoyok

Wednesday, March 19, 2014

Kualitas Mebel Jati Jepara

http://yoyokmebeljepara.com/

Saat ini, produsen mebel jati jepara telah menjadi sangat populer. Prospek masih terbuka lebar karena meningkatnya permintaan dari tahun ke tahun. Furniture jati jepara untuk indoor furniture maupun outdoor furniture masih dimininati selama konsumen masih membutuhkan kenyamanan untuk melengkapi furniture rumah tinggal mereka. Furniture tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga mendukung dan menampung semua kegiatan dan kebutuhan penghuni. Oleh karena itu, furniture masih diperlukan . Industri mebel jati telah mengambil kesempatan untuk menyajikan kualitas terbaik, termasuk furniture jepara. Furniture dari jepara telah terkenal karena kualitas dan diekspor untuk banyak negara di seluruh dunia.

Karena industri pariwisata, di mana berkembang pesat, industri mebel jepara juga tumbuh menjadi komoditas penting dalam perdagangan internasional bahkan nasional. Industri-industri yang berkembang membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Pada hari-hari ini, produsen furniture jepara atau mebel minimalis jepara tidak hanya menyediakan furniture rumah, tetapi juga untuk hotel, apartement, villa, kantor, cafe dan lain-lain.
    


  
  

Jepara Mebel Jati Minimalis

http://www.jatijeparamebel.com/category/gallery-produk/set-meja-kursi-makan/

Semua orang ingin mendapatkan mebel jati yang paling indah untuk rumah. Memilih mebel kayu jati mungkin menjadi prioritas bagi pecinta mebel jepara dikarenakan lebih mewah dan awet . Kadang-kadang anda mendapatkan kesulitan ketika anda harus memilih produk furniture jati jepara untuk rumah anda seperti meja , kursi , tempat tidur , dll, karena anda tidak tahu tentang kualitas mebel kayu jati . Jika anda mencari furniture kayu jati yang menyediakan kualitas terbaik mebel kayu jati , anda akan lebih baik memilih www.jatijeparamebel.com yang populer dengan produk mebel jati minimalis modern . Tentu saja, itu akan menjadi pilihan yang baik utuk furniture jati di rumah anda.

Furniture jati minimalis sekarang ini banyak digemari oleh pecinta mebel jati jepara . Hal ini dikarenakan mebel kayu jati dapat ditempatkan di ruang indoor maupun outdoor . Jati dikategorikan dalam kayu paling mahal di Indonesia karena memiliki kualitas terbaik dari kayu keras lainnya . Pilihan lain mebel kayu yang juga memiliki kualitas yang baik adalah furniture mahoni . Anda bisa mendapatkan furnitur jepara untuk tempat tidur anda , furniture set untuk ruang tamu , bangku , dan banyak lagi .Jati Jepara Mebel selalu memberikan mebel kayu jati terbaik untuk kebutuhan Anda . Menempatkan furniture kayu  jati di rumah anda tentu saja akan membuat rumah anda terlihat lebih mengesankan dan memiliki lebih banyak karakter . Selain itu, mebel kayu jati  juga menunjukkan nilai seni untuk rumah anda .